14 Mei 2010

OTAK





Oleh : dr. Jofizal Jannis, Sp(K)
Otak mengatur seluruh aktivitas kehidupan manusia, oleh karena itu bila terjadi gangguan   pada otak, maka kegiatan hidup seseorang  akan mengalami masalah berupa kelainan sesuai dengan lokasinya diotak.
Serebrum (otak besar ) terdiri dari lima lobus yang mempunyai fungsi masing masing, terdiri dari dua belahan (hemisfer) kiri dan kanan. Sebagai penghubung kedua belahan itu adalah korpus kalosum (golden bridge). Melalui penghubung ini seluruh informasi yang diperoleh disampaikan dari kiri ke kanan atau seba-liknya.
Lobus otak tersebut adalah :
- lobus frontal
- lobus parietal
- lobus temporal
- lobus oksipital
- lobus limbik

 Lobus otak









Secara khusus lSample Imageobus tersebut mempunyai fungsi masing masing misalnya lobus frontal bertanggung jawab terhadap fungsi kognitif tertinggi seperti pemecahan masalah, spontanitas, memori, bahasa, motivasi, penilaian (judgment) kontrol impuls, dan  perilaku sosial/seksual.





Sample Image
 Sedangkan lobus temporal berperan sebagai tempat emosi, dan juga bertanggung jawab terhadap merasa, membau, persepsi, memori, pengertian musik, agresif dan prilaku seksual. Selain itu lobus ini mempunyai daerah bicara.




Lobus parietal berperan sebagai sensasi sentuhan, Sample Imagebau, rasa, disertai kesadaran ruang  Lobus ini merupakan komponen kunci untuk koordinasi mata dan tangan / pergerakan kaki. Disamping itu di lobus ini terdapat daerah bicara (area Wernicke) yang bertanggung jawab untuk pengertian (pemahaman) bahasa.




Sample Image
Sample Image



Untuk fungsi penglihatan berada di lobus ini, kiri untuk melihat angka dan huruf kanan untuk melihat gambar dan bentuk.



Salah satu lobus lain yang juga penting yaitu lobus limbik, terletak lebih kedalam dan membentuk sistim limbik Sistim ini mempunyai fungsi dasar perilaku makan, agresi, ekspresi emosi dan otonom, aspek endokrin dan respons seksual. (jj/pi)

11 April 2010

SUKSES BELAJAR

MASA DEPAN TERGANTUNG DARI APA YANG DIFIKIRKAN SEKARANG.


Bila dilihat dari cara memasukkan informasi ke dalam otak melalui lima panca indra, maka dikenal lima gaya belajar :
  1. Visual ( penglihatan )
  2. Auditorial ( pendengaran )
  3. Tactile/kinestetik/kinestesia ( perabaan/gerakan )
  4. Olfactori ( penciuman )
  5. Gustatori ( Pengecapan )

Idealnya, dalam proses belajar kita harus dapat menggunakan kelima gaya belajar tersebut, Namun, pada kenyataanya situasi tidak memungkinkan kita untuk melakukannya. Dari kelima gaya belajar tersebut, ada tiga gaya belajar yang dominan dan yang paling sering digunakan , yaitu gaya belajar visual, auditori dan kinestetik.
Pada umunya orang jarang menggunakan hanya satu gaya belajar . Jarang ada orang yang hanya belajar hanya secara visual, atau hanya secara auditorial, atau hanya secara kinestetik. Biasanya akan ada kombinasi antara visual,dan auditori atau auditori dan kinestetik atau bahkan kombinasi antara ketiga gaya belajar ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah orang yang belajar secara Visual 27 %, Auditori 34 % dan kinestetik 39 %.
Pernahkah Anda merasa bahwa guru yang satu pintar mengajar sedangkan guru yang lain tidak bisa mengajar ? Padahal menurut teman Anda, keduanya tidak ada yang istimewa. Hal tersebut dikarenakan guru yang pertama mempunyai gaya mengajar yang lebih cocok dengan gaya belajar Anda, sedangkan yang kedua tidak. Hal tersebut menjawab pertanyaan mengapa banyak sekali murid yang mengalami kesulitan belajar.
Gaya belajar terdiri dari dua bagian, yaitu gaya belajar yang bersifat eksternal dan internal. Gaya belajar yang bersifat eksternal bergantung pada materi atau media dari luar diri kita sebagai sumber informasi.Sedangkan gaya belajar yang bersifat internal bergantung pada kemampuan kita dalam mengolah pikiran dan imajinasi.

BELAJAR DENGAN MENYENANGKAN DAN EFEKTIF

Langkah awal untuk membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih cepat adalah dengan mengerti gaya belajar anda sendiri. Langkah kedua adalah dengan mengetahui gaya belajar yang paling efisien dari materi yang anda ingin pelajari. Bila kedua gaya ini saling mendukung , maka anda praktis akan sangat mudah dalam belajar dan mengingat kembali apa yang telah anda pelajari. Untuk mengetahui gaya belajar Anda, lakukan test gaya belajar