06 Juli 2014

KISAH TRAGIS OEI HUI LAN, PUTRI ORANG TERKAYA DI INDONESIA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KISAH TRAGIS OEI HUI LAN, PUTRI ORANG TERKAYA DI INDONESIAKISAH INI ADALAH KISAH NYATA PUTRI SANG RAJA GULA YANG IA TULIS DALAM BUKUNYA” TAK ADA PESTA YANG TAK BERAKHIR” . CUKUP MENARIK UNTUK DISIMAK DAN SEMOGA MEMBERIKAN ANDA ILHAM DALAM KEHIDUPAN.. OEI TIONG HAM ORANG TERKAYA DI ASIA TENGGARA Oei Tiong Ham, yang dijuluki Raja Gula dari Semarang pernah jadi orang terkaya di Asia Tenggara. Ia juga berdagang candu. Berlainan dengan Tjong A Fie, ia tidak dikenal sebagai dermawan. Sekitar tiga dasawarsa yang lalu, putrinya Oei Hui Lan, bersama Isabella Taves, menulis memoar yang diterbitkan di Amerika Serikat. Dari buku berjudul No Feast Last Forever itu kita bisa tahu perihal kehidupan mereka, yang bisa membeli apa saja dengan uang mereka yang berlimpah. Namun apakah mereka berbahagia ? Saya lahir di Semarang, Desember 1889 sebagai Oei Hui Lan, putri Oei Tiong Ham yang pernah dikenal sebagai Raja Gula dan oran terkaya di Asia Tenggara. Ibu saya istri pertamanya. Ibu hanya mempunyai dua orang anak, kedua duanya perempuan. Kakak saya Tjong lan, sepuluh tahun lebih tua dari saya. Ayah masih mempunyai 42 anak dari 18 gundik. Bagi orang Cina, anak gundik pun dianggap sebagai anak sah. Saya duga, anak ayah lebih banyak daripada itu, tetapi cuma anak laki laki yang kelingkingnya bengkok yang diakuinya sebagai putranya. Kelingking bengkok diwarisi ayah dari ayahnya. Tjong Lan berkelingking bengkong. Kelingking saya lurus. Namun ayah tidak meragukan saya sebagai anaknya, sebab mana mungkin ibu saya serong dengan pria lain. Wajah Kakek....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

05 Juli 2014

SALURAN AIR

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SALURAN AIRItalia, tahun 1801. Pablo dan Bruno adalah dua orang saudara sepupu yang tinggal di sebuah desa di lembah yang indah. Keduanya adalah pemuda yang bersemangat tinggi untuk maju dan meraih cita-cita. Mereka pun berkhayal, suatu saat akan menjadi orang terkaya di desanya. Suatu hari, kesempatan pun tiba. Kepala desa mencari 2 orang pemuda untuk membawa air dari mata air yang terletak di pegunungan ke tempat penampungan air di tengah desa itu. Pablo dan Bruno pun mengajukan diri, dan akhirnya mendapat kesempatan itu. Kemudian keduanya mulai mengangkut air dengan ember. Sepanjang hari mereka bolak balik mengisi bak penampungan. Mereka digaji berdasarkan jumlah ember yang masing-masing mereka bawa. "Wow, kita akan menjadi orang kaya!", teriak Bruno dengan riang. Namun Pablo tidak merasa seperti itu. Ia tidak yakin akan kaya dengan cara seperti itu. Begitu tiba di rumah, ia merasakan punggungnya pegal-pegal. Telapak tangannya nyeri karena lecet. Pablo berpikir bagaimana caranya supaya bisa mengisi bak penampungan tanpa harus bolak-balik, punggung pegal dan tangan nyeri. Ia tak mau melakukan pekerjaan seperti itu sepanjang hidupnya. Ia mengajukan rencana kepada Bruno. "Bagaimana kalau kita membangun saluran pipa?" "Saluran pipa? Ide apa itu? Kita sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus dan menghasilkan uang yang banyak, Pablo", jawab Bruno. "Dengan upah satu sen setiap ember, kita bisa mendapatkan satu dollar per hari. Ini berarti, setiap minggu ki....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1