26 Desember 2009

Sebelum membaca tulisan ini saya ingi...

BERHENTI MEROKOK

ini merupakan kumpulan artikel tentang cara untuk berhenti merokok


CARA BERHENTI MEROKOK


Sebelum membaca tulisan ini saya ingin bertanya dulu, apakah saat ini anda ingin menghentikan kebiasaan merokok? Kalau benar ada keinginan itu dari lubuk hati anda yang paling dalam, saya pribadi mengucapkan selamat. Keputusan yang anda ambil tersebut sangat tepat demi kesehatan diri anda sendiri dan orang orang di sekitar anda. Melihat tingginya harga sebungkus rokok akhir akhir ini, keputusan tersebut juga sangat bermanfaat bagi kesehatan kantong anda.

Setelah anda mantap dengan keputusan itu, mulailah membuang segala hal yang berhubungan dengan rokok. Tidak hanya rokok dan alat penghisapnya, buang juga korek api, asbak dan semua yang berhubungan dengan rokok. Saat ini anda bukan lagi perokok jadi anda tidak memerlukan benda benda itu lagi.

Bersihkan semua benda yang ada di rumah anda yang masih menyimpan bau rokok. Hal ini bertujuan untuk menghindari munculnya ingatan lagi akan bau rokok. Cuci baju, sprei, handuk, selimut dan semua semuanya. Bila ada dana, belilah pengharum ruangan sehingga ruangan anda betul betul berubah dan tidak tercium lagi aroma rokok yang bisa memunculkan kerinduan terhadap rokok.

Jangan mencoba coba mencari pengganti rokok yang mengandung nikotin. Banyak dijual di pasaran permen karet yang mengandung nikotin sehingga anda bisa terbebas dari rokok tetapi anda akan makin terikat dengan nikotin. Memang banyak ahli yang menganjurkan cara ini, hanya saja harus dilakukan sesuai dengan anjuran dan dosis yang tepat.

Alangkah baiknya bila permen nikotin anda ganti dengan permen karet atau permen mints sehingga menghilangkan aroma rokok pada mulut anda. Hilangnya rasa rokok pada mulut lama lama akan membuat anda melupakan rokok untuk seterusnya.

Biasanya perokok mempunyai jadual merokok yang tidak tertulis. Misal mereka merokok sehabis makan, merokok saat ngeblog, merokok saat antre kendaraan dan lain lain. Buatlah kegiatan lain pada waktu waktu itu sehingga anda tidak mengisi waktu itu dengan merokok. Misal sehabis makan anda bisa mengunyah permen atau makanan penutup. Saat ngeblog anda bisa makan kudapan, saat antre kendaraan anda bisa browsing atau membaca buku. Tidak mudah memang tetapi bila dilakukan dengan tekad penuh maka akan bisa anda lakukan.

Berolah raga dan minum cukup air akan membantu anda melupakan rokok. Aktifitas ini akan membuat tubuh anda tambah sehat dan membantu mengeluarkan toksin dan bahan bahan buruk dari rokok keluar dari tubuh. Berolah raga juga membuat anda melupakan rokok karena asyik berolah raga apalagi bila olah raga dilakukan di lingkungan yang banyak ada orang sehingga anda bisa bergaul juga.

Demikian sekelumit cara untuk mengenyahkan rokok dari hidup anda. Semua cara diatas akan berhasil bila memang ada tekad dari diri anda untuk berhenti merokok.


TAHAPAN BERHENTIMEROKOK

Kemarin, saya mengobrol dengan salah satu teman saya yang ingin mengurangi kebiasaan merokok. Sebelumnya, dia sudah menyatakan bahwa ingin mengurangi bahkan berhenti merokok. Yang saya heran, dia masih saja merokok walaupun sudah berjanji akan berhenti. :D

Karena penasaran, saya tanya dia mengapa masih menghisap “Tuhan Sembilan Senti” tersebut. Ternyata, dia mempunyai pendapat sendiri tentang tahap untuk berhenti merokok. Ada tahap-tahap tersendiri sebelum seseorang benar-benar berhenti merokok. Berikut ini tahapan berhenti merokok menurut teman saya itu: :P

  1. Tahap tidak membeli rokok sendiri. Ini merupakan tahap awal untuk berhenti merokok. Kalau ingin mengurangi rokok, jangan membeli rokok. Rokok merupakan candu bagi sebagian orang. Dengan tidak membeli rokok, anda mungkin sudah “berhasil” mengurangi kebiasaan tersebut.
  2. Tahap tidak meminta rokok. Walaupun anda sudah tidak membeli rokok sendiri, tetapi bisa saja teman di sekitar anda memiliki rokok. Biasanya, calon mantan perokok tidak bisa menahan diri untuk merokok kembali. Dia bisa meminta rokok dari orang yang memiliki rokok. Jika anda sudah tidak meminta rokok, maka anda bisa mewujudkan mimpi anda untuk berhenti merokok.
  3. Tahap menolak ketika ditawari rokok. Menurut saya, tahap ini paling sulit. Bujukan dan sugesti dari orang lain biasanya lebih berat daripada dorongan diri sendiri. Jadi, ketika anda sudah bisa menolak rokok, anda sudah bisa dikatakan bebas dari rokok. :P

Itu saja yang tahap-tahap untuk berhenti merokok menurut pendapat teman saya itu. Cukup panjang dan butuh perjuangan menurut saya. Kalau ketiga tahap di atas bisa anda lewati, anda sudah bisa keluar dari lingkaran “Tuhan” bernama rokok. Selamat!



Berhenti Merokok dengan Kekuatan OtakPrintE-mail
Oleh Kompas Cyber Media

MUNGKIN setiap orang tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan. Merokok juga bisa menjadi pintu gerbang menuju narkoba. Seorang perokok bisa lebih mudah menerima narkoba dibandingkan dengan yang tidak merokok.

Namun, hingga kini jumlah perokok tidak berkurang. Dari beberapa survei, kebiasaan merokok dimulai dari usia anak-anak dan remaja. Mungkin karena itu seorang perokok merasa sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok, karena sudah bertahun-tahun melakukan kebiasaan buruk itu. Rokok sudah menjadi bagian dari hidupnya, dan dia merasakan kenikmatan dari merokok.

Banyak orang telah berusaha berhenti merokok. Ada yang bernazar kalau berhasil berhenti, ada yang mengulum permen untuk menggantikan rokok. Ada pula orang yang melakukan banyak aktivitas untuk melupakan keinginan merokok.

Dari beberapa penelitian selalu ditemukan bahwa 70-80 persen perokok mempunyai keinginan untuk berhenti merokok. Ada yang telah tiga sampai empat kali mencoba, tetapi belum berhasil juga.

Menurut dr Aisah Dahlan, Kepala Unit Rumah Sakit Bhayangkara Selapa Lemdiklat Polri, kebiasaan merokok sangat sulit ditinggalkan karena rokok mengandung zat nikotin yang bersifat adiktif (ketagihan) bagi tubuh. Walau adiktif yang dikandung rokok tidak seberat adiktif pada narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba), zat adiktif rokok sangat sulit dilepaskan.

"Ada beberapa alasan mengapa kebiasaan merokok sulit dihilangkan.

Pertama, rokok itu legal. Perokok merasa tidak melanggar peraturan dengan merokok. Mereka bisa merokok di mana pun tanpa takut akan ditangkap. Hal ini berbeda dengan narkoba, di mana pecandunya harus bersembunyi untuk menikmati narkoba," kata Aisah.

Kedua, rokok bisa dibeli dengan mudah di mana pun. Bahkan di warung atau kafetaria rumah sakit pun rokok bisa dibeli. Harga rokok juga cukup terjangkau.

Ketiga, perokok melihat yang merokok tidak hanya dirinya, tetapi banyak orang. Mereka merasa tidak bersalah karena banyak orang melakukan hal yang sama.

"Selain itu, ketagihan rokok masih bisa ditunda. Maksudnya, walau mulut terasa asam, kepala pusing, atau tanda-tanda ketagihan lain muncul, seorang perokok masih bisa menunda keinginan merokok jika tempat atau waktunya tidak memungkinkan untuk merokok. Berbeda dengan narkoba, di mana kebutuhan tubuh akan narkoba tidak bisa ditunda. Tingkat ketagihan yang ringan ini membuat orang memandang enteng akan bahaya ketagihan rokok," jelas dokter yang aktif memberikan konseling dan penyuluhan soal narkoba ini.

AISAH mengakui sangatlah sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok. Namun, kebiasaan merokok itu bisa berhenti kalau perokok mempunyai motivasi diri untuk berhenti merokok.

"Ada cara yang mudah dilakukan untuk berhenti merokok, yakni dengan mengandalkan kekuatan otak. Atau dengan kata lain, menata ulang pikiran bawah sadar. Caranya sangat sederhana. Pertama, kita mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita berhenti merokok dan kita hidup sehat. Hal ini bisa disebut sebagai afirmasi diri atau niat," kata Aisah.

Kalimat yang dikatakan pada diri sendiri haruslah mengandung 3P, yakni personal, present tense, dan positive. Maksudnya, kalimat itu harus memakai kata saya (personal), dengan menggunakan struktur waktu saat ini (present tense). Jadi, mereka yang ingin berhenti merokok itu tidak menggunakan kata-kata ingin atau akan. Mereka juga harus menggunakan kata-kata positif (positive), bukan dengan kata-kata tidak atau jangan. Contohnya, saya hidup sehat.

"Alam bawah sadar lebih menerima kalimat positif seperti ini dibandingkan kalimat yang menggunakan kata-kata negatif seperti ?saya tidak ingin merokok lagi?," jelas dia.

Setelah itu, bayangkan niat tersebut tidak dalam kata-kata, tetapi pada kejadian. "Jangan bayangkan tulisan ?saya berhenti merokok?. Tetapi, bayangkan kejadian bahwa saya telah berhenti merokok dan saya hidup sehat karena tidak merokok lagi. Bayangkan apa yang didapatkan dengan hidup sehat tanpa rokok," dia menambahkan.

Proses afirmasi dan membayangkan ini harus dilakukan lima kali sehari dan minimal selama 21 hari. "Namun, sebelum melakukannya, tubuh dan pikiran kita harus dalam keadaan nyaman dan tenang. Gelombang otak berada dalam gelombang alfa, di mana otak merasa santai dan rileks," jelas Aisah.

Cara berhenti merokok dengan mengandalkan kekuatan otak ini juga melatih otak kanan dan otak kiri bekerja seimbang. Proses afirmasi dan membayangkan menjalankan kedua fungsi otak. Otak kiri yang antara lain berfungsi untuk analisa dan bahasa digabungkan dengan fungsi kreatif dan imajinasi dari otak kanan.

"Dengan menggabungkan fungsi kedua belah otak ini, pesan yang disampaikan ke diri kita 10 hingga 60 kali lebih cepat sampai," ucap dia.

Aisah yakin kekuatan otak sangat membantu perokok yang ingin berhenti merokok. Bahkan, cara ini bisa juga dipraktikkan pada keinginan-keinginan yang lain. Kalaupun dia tidak berhasil menghentikan kebiasaan tersebut, mungkin karena usahanya yang tidak cukup kuat, setidaknya dia akan merokok dengan santun. Misalnya, tidak merokok di tempat umum atau dekat dengan orang lain yang tidak merokok.

"Ingat, semua rokok dan narkoba yang berasap berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya yang tidak merokok atau tidak mengisap narkoba. Risiko yang dihadapi mereka sama besarnya dengan perokok atau pecandu narkoba," katanya menegaskan. (ARN)



Tidak ada komentar: